.

.
Headlines News :
<> Panorama Pagi media online terdepan, akurat, dan terpercaya<> <> Panorama Pagi menerima sumbangan tulisan dari pembaca berupa berita, artikel opini, esai sastra-budaya, cerpen, piatures, dan puisi. Kirim ke email Redaksi Panorama Pagi. Alamat Redaksi: Jl. Giliraja I No.29 Perumnas Giling, Pamolokan, Sumenep <> Catatan Em Saidi Dahlan : 'Kartu' <> <> Panorama Pagi merupakan media online yang memfokuskan pada kajian sosial, pendidikan seni dan sastra budaya <> <>
Tampilkan postingan dengan label Hankam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hankam. Tampilkan semua postingan

Satgas Indobatt Cegah Kontak Tembak Lebanon-Israel

Lebanon --  Rencana pihak IDF (Israel Defence Force) untuk melakukan pemotongan pohon tumbang yang menimpa Technical Fence di daerah Blue Line perbatasan Lebanon-Israel tepatnya di TP (Temporary Post)-37, telah menimbulkan reaksi dari pihak Lebanon.

Informasi awal yang di dapat dari Sector East Tactical Operation Center (SECEAST TOC), tentara IDF akan melaksanakan pemotongan pohon tersebut pada hari Jumat, 20 Desember 2013 sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Rencana dari Israel Defence Force tersebut langsung memancing reaksi dari berbagai pihak.

Terkait dengan informasi tersebut, Prajurit TNI yang tergabung dalam satgas Indonesian Battalion (Indobatt) Kontingen Garuda XXIII-H/UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) dibawah pimpinan Letkol Inf M. Asmi selaku Komandan Satgas segera memerintahkan anggotanya untuk menuju Temporary Post-37 dan berjaga disepanjang jalan Blue Line perbatasan Lebanon dan Israel.

Sementara itu, beberapa personel dari OGL (Observers Group in Lebanon), Lebanese Armed Force (LAF), Wartawan lokal, Spain Battalion, Local Police dan masyarakat setempat secara berturut-turut mendatangi lokasi kejadian tersebut.

Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf M. Asmi, Pasi MIO (Military Information Officer) Lettu Inf Cahyo, Pasiops FP (Force Protection) Lettu Mar Erwan Putra, Komandan Kompi "A" Lettu Inf Ading yang saat itu sudah berada di lapangan segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar peristiwa yang terjadi pada tanggal 3 Agustus 2010 lalu tidak terulang kembali.

Kondisi di sepanjang Blue Line yang sehari-hari biasanya lengang berubah menjadi ramai dan menegangkan, karena dari kedua pihak baik Lebanese Armed Force maupun Israel Defence Force masing-masing bersenjata lengkap.

Prajurit TNI segera menempatkan diri berada di tengah-tengah antara tentara LAF dan IDF dibawah pimpinan Lettu Mar Indra Batubara dan Lettu Inf Maulana. Beberapa personel TNI berdiri menghadap ke arah tentara LAF dan sebagian yang lain menghadap ke arah IDF sambil mengibar-ngibarkan Bendera UN (United Nation) sebagai pertanda bagi kedua pihak bahwa pasukan UNIFIL (United Nation Interim Force in Lebanon) telah hadir di antara mereka.

Komandan Satgas Indobatt Konga XXIII-H/UNIFIL Letkol Inf M. Asmi memerintahkan kepada para prajuritnya agar senantiasa awas  dan waspada selama menengahi antara tentara LAF dengan IDF.  "Pastikan bahwa prosedur yang telah ditetapkan UN dilaksanakan dengan semaksimal mungkin dan mari kita senantiasa berdoa agar saat pemotongan pohon oleh pihak Israel Defence Force tidak terjadi hal-hal yang mengarah ke kontak senjata," katanya.

Dikarenakan satu dan lain hal, ternyata Israel Defence Force memutuskan untuk menunda proses pemotongan pohon tumbang tersebut menjadi Jumat siang, dan sekitar pukul 14.50 waktu setempat tentara Israel baru memulai proses pemotongan pohon tersebut. Terlihat satu orang IDF melaksanakan pemotongan pohon, 2 orang personel berjaga dengan senjata mengarah ke keramaian di Blue Line dan 2 personel bersiaga di bagian belakang. Di sisi lain, tentara LAF yang berada di sepanjang Blue Line pun bersiap dengan menyandang senjata M-16 nya.

Melihat hal ini, para prajurit TNI berupaya keras untuk tidak terjadi letusan senjata dari kedua belah pihak dengan memperingatkan tentara LAF dan IDF berulang kali serta tetap mengibar-ngibarkan bendera UN (United Nation).

Usai melaksanakan pemotongan pohon, tentara IDF langsung memperbaiki Technical Fence yang rusak akibat tertimpa pohon tadi. Keseluruhan proses, mulai dari pemotongan pohon sampai dengan perbaikan pagar akhirnya selesai sekitar pukul 17.10 waktu setempat.

Selanjutnya, tentara IDF langsung mengemas kembali alat peralatan yang digunakan dan memasukannya ke dalam mobil kemudian pergi meninggalkan lokasi sekitar pukul 17.35 waktu setempat, demikian pula dengan tentara LAF kembali menuju markasnya di wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan.

Authentikasi :
Perwira Penerangan Konga XXIII-H/UNIFIL, Lettu Adm Kiki Setiawan, S.T.

TNI Berhasil Membuat Jalan 40 Km di Kongo  

Kongo-Afrika --  Selama setahun lamanya, akhirnya Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-J/MONUSCO dibawah pimpinan Letkol Czi Irfan Siddiq selaku Komandan Satgas, berhasil memperbaiki dan membuka jalan antara Dungu-Ngilima di Republik Demokratik Kongo sepanjang 40 Km sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Keberhasilan ini ditandai dengan acara serah terima pekerjaan jalan dari pihak MONUSCO (Mission de I'Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo) kepada Pemerintah Lokal.

Dalam acara tersebut, dilaksanakan penandatangan naskah serah terima hasil pekerjaan jalan sepanjang 40 Km antara Pejabat Sementara Head of Office MONUSCO, Mr. Leonidas Nkingiye, Kepala Administrasi Otoritas Lokal Dungu, Mr. Christopher Ikando dan Komandan Satgas Konga XX-J, Letkol Czi Irfan Siddiq, bertempat di Aula Sudirman, Bumi Nusantara Camp, Dungu-Kongo, Sabtu (21/12/2013).

Sebelum acara serah terima dilaksanakan, terlebih dahulu diadakan Joint Inspection yang melibatkan beberapa pejabat sipil PBB dan Pemerintah Lokal. Inspeksi dimulai dari titik awal atau KM 0 tempat dimulainya pekerjaan perbaikan jalan (Dungu) dan berakhir pada KM 40 (Ngilima).

Atas kerja keras dan jerih payah dari para prajurit TNI Konga XX-J, jalan yang terbentang diantara hutan dan rawa ini telah membuka keterisoliran warga masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah tersebut dan masyarakat pun menyambutnya dengan kebahagiaan serta apresiasi yang tinggi atas keberhasilan ini.

Kini, jalanan yang dulunya berlubang, berbatu dan bergelombang maupun tergenang air manakala hujan turun sudah tidak ada lagi karena telah berubah layaknya jalan tol yang membelah hutan dan rawa. Dengan kondisi jalan sekarang, masyarakat dapat menempuh perjalanan antar kedua kota tersebut hanya dalam waktu 1,5 jam, dimana sebelumnya harus ditempuh dalam waktu 4 sampai dengan 5 jam.

Hal ini menimbulkan implikasi positif pada kelancaran mobilitas barang dan jasa antar kedua daerah, sehingga laju pembangunan dan perekonomian masyarakat meningkat ke arah yang lebih baik. Selain itu, stabilitas keamanan di daerah tersebut dapat semakin terjamin karena patroli keamanan dapat berjalan secara rutin tanpa adanya hambatan. Perlu diketahui, jalan Dungu-Ngilima ini merupakan daerah basis pergerakan pemberontak LRA (Lord Resistance Army) yang sering membuat kekacauan.

Usai penandatangan serah terima pekerjaan jalan, Head of Office MONUSCO, Mr. Leonidas Nkingiye dan Kepala Administrasi Otoritas Lokal Dungu, Mr. Christopher Ikando mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-J atas dedikasi dan kerja kerasnya selama ini sebagai bagian dari personel perdamaian dunia PBB di Kongo dalam memberikan kontribusi terhadap perkembangan pembangunan infrastrukur dan sarana prasarana umum masyarakat Kongo.

Authentikasi :
Perwira Penerangan Konga XX-J/Monusco, Kapten Laut (P) Dimas Apriyanto

Dubes RI Untuk Lebanon Sambut Kedatangan Kontingen Garuda

Lebanon --  Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Lebanon, Bapak Dimas Samoedra Rum, M.B.A. menyambut kedatangan 234 kloter pertama prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas TNI Kontingen Garuda UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) dalam rangka Misi Perdamaian PBB di Lebanon, bertempat di Marshalling Area Bandara Internasional Rafic Hariri Beirut, kemaren.
Dalam sambutan singkatnya, Dubes RI untuk Lebanon Bapak Dimas Samoedra Rum, M.B.A. mengucapkan selamat datang kepada seluruh personel Kontingen Garuda di Beirut, sekaligus berpesan bahwa sebagai delegasi bangsa dan negara Indonesia agar setiap personel Kontingen Garuda untuk bertugas secara profesional sebagai Peacekeeper dengan tetap memperhatikan faktor-faktor keselamatan dan keamanan, baik personel maupun materiil serta senantiasa menjaga nama baik bangsa dan negara Indonesia.
"Dengan kondisi cuaca dan suhu di daerah Lebanon saat ini sangat jauh berbeda dengan kondisi di tanah air, agar setiap personel Kontingen Garuda dapat segera beradaptasi dengan kondisi yang ada serta senantiasa menjaga kondisi kesehatan masing-masing, sehingga tugas-tugas yang dibebankan dapat terlaksana dengan baik", kata Dubes RI.
Prajurit TNI yang akan bertugas dalam rangka Misi Perdamaian PBB di Lebanon, terdiri dari : 850 personel Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-H dipimpin Letkol Inf M. Asmi, 75 personel Military Police Unit (MPU) Konga XXV-F dipimpin Letkol Cpm Andri Gunawan, 150 personel Force Protection Company (FPC) Konga XXVI-F2 dipimpin Mayor Inf Aulia Dwi, 50 personel Satgas Force Headquarter Support Unit (SHQSU) Konga XXVI-F1 dipimpin Kolonel Inf Adipatikarnawijaya, 6 (enam) personel Satgas Cimic TNI Konga XXXI-D dipimpin Mayor Arm Syamsul Bahri, 18 personel Satgas Military Community Outtreach Unit (MCOU) Konga XXX-D dipimpin Mayor Arm Erza Nathanael, 9 (sembilan) personel Satgas Level 2 Hospital UNIFIL XXIX-E dipimpin Kapten Ckm dr. Trisihono, S. PM, dan 11 personel Milstaf Sector East HG UNIFIL dipimpin Kolonel Inf Kemal.
Sesuai rencana seluruh prajurit TNI akan diberangkatkan pada bulan Desember 2013 menuju Lebanon dan selanjutnya Kontingen Garuda ini akan melaksanakan tugas selama 1 tahun di Lebanon seperti Kontingen-Kontingen sebelumnya.
Authentikasi:
Perwira
Penerangan Konga XXIII-H/UNIFIL, Lettu Adm Kiki Setiawan,S.T.

Komandan Satgas Konga XXVI-E2/Unifil Berikan Jam Komandan

Komandan Satgas Indo FPC (Force Protection Company) Kontingen Garuda (Konga) XXVI-E2/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon),  Letkol Inf Yuri Elias Mamahi memberikan Jam Komandan kepada 135 personel Indo FPC di lapangan Soedirman Camp Markas Satgas Indo FPC, Naqoura, Lebanon Selatan, Selasa (3/12/2013).
Jam Komandan ini merupakan evaluasi serta pengarahan yang diberikan oleh Komandan Satgas Konga XXVI-E2/Unifil sebelum rangkaian kegiatan kepulangan seluruh personel kembali ke tanah air.
Dalam sambutannya, Komandan Satgas Konga XXVI-E2/Unifil, Letkol Inf Yuri Elias Mamahi menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi, disiplin dan loyalitas yang telah ditunjukan seluruh personel Satgas Indo FPC dalam melaksanakan tugasnya mengemban misi perdamaian UNIFIL di Lebanon, sehingga dapat menghantarkan Satgas Indo FPC Konga XXVI-E2/Unifil melaksanakan tugas pokoknya dengan baik.
Ada beberapa penekanan yang disampaikan, diantaranya bidang pengamanan yaitu untuk tetap waspada di ending mission ini, jangan sampai lengah serta pengecekan kelengkapan administrasi, seperti Id card, pasport, kartu kuning kesehatan jangan sampai tertinggal pada saat penerbangan.
Lebih lanjut Komandan Satgas Konga XXVI-E2/Unifil, Letkol Inf Yuri Elias Mamahi berharap, walaupun tugas misi perdamaian telah usai namun kebersamaan dan ikatan kekeluargaan yang telah terjalin dengan baik selama ini, hendaknya dipelihara hingga sekembalinya ke tanah air dan kesatuan masing-masing. "Sekembalinya kesatuan masing-masing yang beraneka ragam baik dari Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara agar selalu menjaga silaturahmi keluarga besar Satgas Indo FPC Konga XXVI-E2/Unifil", katanya.
Authentikasi :
Wadansatgas FPC Konga XXVI-E2/UNIFIL, Mayor Inf Fardin Wardhana

Prajurit TNI Konga XX-J Merajai Turnamen Olahraga di Kongo

Kehandalan prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-J/MONUSCO (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo) kembali dibuktikan dengan mengalahkan Kontingen Bangladesh dan Morocco dalam turnamen olahraga antar Kontingen Militer yang diselenggarakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Pasukan Khusus Angkatan Darat Guatemala (Kaibil),  di Guasfor Camp, Dungu, Kongo, beberapa waktu lalu.

Turnamen olahrga antar Kontingen Militer yang diikuti oleh Kontingen Bangladesh Air Force, Kontingen Guatemala Special Forces, Morocco Battalion dan Kontingen Zeni Indonesia ini bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan dan keakraban antara anggota Kontingen yang sedang bertugas dalam misi perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo.

Turnamen yang dibuka oleh Komandan Guasfor, Kolonel Victor Diaz Hernandez mempertandingkan dua cabang olahraga, yaitu bola voli dan futsal dengan sistem pertandingan setengah kompetisi, sehingga semua tim dapat bertemu satu sama lain.

Pada pertandingan pertama, tim futsal Indonesia berhasil mengalahkan tim futsal Bangladesh dengan skor yang sangat telak 13-0. Sejak peluit pertama berbunyi, tim futsal Indonesia terlihat sangat agresif. Terbukti dengan gol yang terlahir hanya dalam hitungan satu menit. Kekompakan tim dan displin pemain menjadi kunci dalam permainan tim futsal Indonesia.

Tidak kalah serunya dengan pertandingan futsal, pertandingan bola voli yang mempertemukan tim Indonesia dan tim Morocco juga berlangsung sangat sengit. Jatuh bangun para pemain dan teriakan yel-yel dari kedua kubu menghiasi selama pertandingan. Dan pada akhirnya tim bola voli Morocco  harus  mengakui kehebatan tim bola voli Indonesia dengan skor 3-0.

Menurut Komandan Satgas Kizi TNI Konga XX-J/Monusco Letkol Czi Irfan Siddiq yang ikut memberikan support pada pertandingan ini mengucapkan terima kasih atas semangat dan sportifitas yang telah ditunjukkan, “prestasi ini cukup membanggakan bagi saya, mendekati akhir masa penugasan ini kalian (prajurit satgas kizi TNI) masih bisa berbuat yang terbaik demi mengharumkan nama bangsa dan negara dikancah Internasional, melalui olahraga,” ucapnya, dihadapan para pemain usai pertandingan.

Authentikasi :
Perwira Penerangan Konga XX-J/Monusco, Kapten Laut (P) Dimas Apriyanto
 
by : Fen 2013 | email: redaksipanoramapagi@gmail.com | Redaksi
Copyright © 2011. Panorama Pagi - Sukseskan Pemilu 2014
BL Panorama Pagi by Login
To AMOI