.

.
Headlines News :
<> Panorama Pagi media online terdepan, akurat, dan terpercaya<> <> Panorama Pagi menerima sumbangan tulisan dari pembaca berupa berita, artikel opini, esai sastra-budaya, cerpen, piatures, dan puisi. Kirim ke email Redaksi Panorama Pagi. Alamat Redaksi: Jl. Giliraja I No.29 Perumnas Giling, Pamolokan, Sumenep <> Catatan Em Saidi Dahlan : 'Kartu' <> <> Panorama Pagi merupakan media online yang memfokuskan pada kajian sosial, pendidikan seni dan sastra budaya <> <>

Em Saidi Dahlan

LSM Geber Pertanyakan Progres Kinerja 100 Hari Bupati Sidoarjo



SIDOARJO.  Salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Geber  di Sidoarjo,  hari ini mendatangi Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, belasan orang untuk mempertanyakan progres masa kerja 100 hari Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali. (Jum'at, 28/5/2021)

Tiba sekira pukul 09.00 WIB, mereka segera merapatkan barisan di depan gerbang utama pendopo guna melancarkan aksi orasi mereka.

Beberapa alat peraga aksi tampak menghiasi aksi tersebut. Alat peraga aksi yang mereka bawa itu bertuliskan pernyataan sikap mereka atas kinerja bupati baru di Kota Delta ini.

Koordinator lapangan LSM Geber, Amak Djunaedi  mengatakan setidaknya ada tiga poin penting yang menjadi sorotan LSM tersebut dalam aksi orasinya. Poin pertama ialah terkait realisasi frontage road yang cenderung lamban.

Poin kedua terkait realisasi RSUD Sidoarjo Barat (Sibar). Sedangkan poin terakhir ialah terkait perbaikan jalan rusak di Sidoarjo.

Abah Amak Djunaidi menambaho ketiga poin itu bermuara pada satu hal, yakni reformasi birokrasi. Sebab, kinerja bupati dinilai bakal sukses bila seluruh dinas yang ada satu komando pada pimpinannya.

Itu mutlak untuk mendukung seluruh realisasi program ini, maka jajaran-jajaran di bawahnya harus diperbarui. Bupati baru, maka orang-orangnya juga baru. (Kus)

Realme akan membuka sembilan realme Official Store secara serentak pada 29 Mei 2021 di berbagai kota

 

 


Jakarta, 24 Mei 2021 –
realme, merek smartphone Favoritnya Anak Muda di Indonesia hari ini mengumumkan harga baru untuk dua smartphone entry-level tahan banting realme C21 dan realme C25. Mulai hari ini, anak muda di Indonesia dapat memiliki realme C21 (3GB+32GB) dengan harga Rp 1,599,000. Sementara itu, realme C25 (4GB+64GB) memiliki harga baru Rp 2,099,000.

realme C25 adalah smartphone entry level yang powerful dan tahan banting berkat Sertifikasi Keandalan Tinggi TÜV Rheinland, dengan prosesor gaming MediaTek Helio G70 dan memori LPDDR4X RAM yang sanggup memberikan performa gaming serta multitasking yang smooth. Memiliki 6000mAh Mega Battery + 18W Quick Charge, realme C25 sanggup bertahan 47 hari dalam mode stand-by.

Untuk urusan fotografi, realme C25 dilengkapi dengan 48MP Triple Camera untuk menghasilkan gambar yang impresif. realme C25 memiliki dua pilihan warna: Water Blue dan Water Grey dengan Geometric Art Design yang menarik. realme C25 (4GB+64GB) bisa didapatkan dengan harga Rp 2,099,000 dari harga normal Rp 2,299,000 mulai hari ini di seluruh Indonesia.

Diluncurkan bersamaan dengan realme C25, realme C21 juga menjadi smartphone dengan sertifikasi durabilitas tinggi dari TÜV Rheinland dengan harga Rp 1,5 jutaan yang mengusung baterai besar berkapasitas 5000mAh yang dapat digunakan untuk menikmati penggunaan smartphone tanpa henti. Berdasarkan hasil uji realme Lab, realme C21 mampu bertahan selama 47 hari dalam mode standby. realme C21 memiliki kamera utama 13MP dengan aperture besar f/2.2 yang mampu menangkap cahaya sehingga gambar yang dihasilkan menjadi lebih jernih dan cerah.

realme C21 tersedia dalam 2 pilihan warna menarik: Cross Blue dan Cross Black. Terinspirasi dari bentuk jam pasir, desain crosshatch yang berani, trendi dan fungsional ini memberikan efek visual yang kuat sekaligus melindungi bagian belakang dari noda sidik jari. realme C21 (3GB+32GB) bisa didapatkan oleh anak muda di Indonesia dengan harga Rp 1,599,000 dari harga sebelumnya Rp 1,699,000 mulai hari ini di seluruh kanal penjualan.

realme Akan Resmikan Sembilan realme Official Store Secara Serentak pada 29 Mei

Selain mengumumkan harga baru realme C25 dan realme C21, hari ini realme juga mengumumkan akan melakukan grand opening realme Official Store secara serentak di sembilan lokasi di Indonesia pada 29 Mei mendatang. Grand opening sembilan realme Official Store ini melanjutkan komitmen realme untuk mempermudah setiap anak muda di kota tersebut dalam mengakses, mencoba, dan membeli smartphone serta AIoT realme.


Dengan grand opening sembilan realme Official Store tanggal 29 Mei nanti, realme mencatat telah memiliki 45 realme Official Store yang tersebar di seluruh Indonesia. Seluruh realme Official Store mengusung konsep yang sama yaitu one-stop tech trendsetter shopping solution. Konsep yang memungkinkan anak muda untuk langsung mencoba produk trendsetting teknologi dari realme, khususnya realme AIoT dalam satu tempat.

Berikut ini alamat sembilan realme Official Store yang akan mulai beroperasi pada 29 Mei nanti:

  • realme Official Store Surabaya – by realme: Plaza Marina Lt.1 No. D1-D3, Surabaya, Jawa Timur.
  • realme Official Store Surabaya – Partner with Hacom Cell: Jl. Pacuan Kuda No.56, Sawahan, Surabaya, Jawa Timur
  • realme Official Store Meulaboh Partner with Dea Star Ponsel: Teuku Umar, Johan Pahlawan, Meulaboh, Aceh Barat.
  • realme Official Store Garut Partner with Sehati Indo Duo: Jl. Ahmad Yani No.78, Garut, Jawa Barat.
  • realme Official Store Bandung Partner with Berlin Jaya: Tengah No. 5, Majalaya, Kab. Bandung, Jawa Barat.
  • realme Official Store Klaten Partner with Platinum Cell: Pemuda No.121, Kab. Klaten, Jawa Tengah.
  • realme Official Store Probolinggo Partner with Gedank Cell: Cokroaminoto No.47, Kanigaran, Probolinggo, Jawa Timur.
  • realme Official Store Bekasi – Partner with Sentra Ponsel: Mega Bekasi Hypermall Lt.1 No.36, Bekasi, Jawa Barat.
  • realme Official Store Bekasi – Partner with Luckindo Karya Rejeki: Mall Lippo Cikarang Lt. 1 No.17, Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat

Kunjungi pembukaan sembilan realme Official Stores pada Sabtu, 29 Mei mendatang dan menangkan total hadiah jutaan rupiah bagi para pengunjung yang melakukan pembelian di hari tersebut. Untuk menemukan alamat realme Official Store di kota lainnya, anak muda dapat mengunjungi realme.com/id/offline-store. Sementara itu, untuk melihat informasi lebih lanjut mengenai penawaran di realme Official Store, pantau terus Instagram @realmestore.Indonesia.

(###)

Bunga Tabebuya Bermekaran Lagi di Kota Surabaya, Percantik Jalanan saat Lebaran

SURABAYA, Menjelang lebaran dan pasca lebaran Idul Fitri 1442 hijriyah, Bunga Tabebuya khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di Kota Surabaya. Tentunya, ini semakin mempercantik jalanan Surabaya pada saat lebaran. Terutama, jalan protokol yang berjejer tanaman Tabebuya.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya Anna Fajriatin menjelaskan bahwa Bunga Tabebuya itu biasanya mekar pada saat cuaca panas, sehingga mulai sebelum lebaran hingga saat ini, bunga tersebut sudah mulai bermekaran. Kalau terkena angin, bunga itu akan rontok dan yang lain akan mekar lagi. "Uniknya, yang mekar kali ini rata-rata Bunga Tabebuya yang berwarna kuning, padahal spesiesnya ada putih dan pink juga," kata Anna, Sabtu (15/5/2021).

 

Menurutnya, Bunga Tabebuya yang saat ini juga menjadi salah satu ikon Surabaya itu sudah menyebar di berbagai titik di seluruh Kota Surabaya, terutama di pinggir jalan protokol. Bahkan, yang mekar saat ini rata-rata yang ada di jalan-jalan protokol, sehingga menambah cantik jalanan Surabaya di saat momen lebaran kali ini. "Hampir semua jalanan Surabaya sudah ditanami Bunga Tabebuya, karena setiap rayon di DKRTH melakukan penanaman Tabebuya. Jadi jumlahnya sudah sangat banyak se-Surabaya," tegasnya.

 

Anna menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah menanam Tabebuya di pinggir-pinggir jalan itu sudah sejak beberapa tahun lalu. Tiap tahun jumlahnya terus diperbanyak. Pada tahun 2020, total Tabebuya yang keluar atau yang ditanam lebih dari seribu batang. Kemudian tahun 2021 hingga bulan ini, jumlah Tabebuya yang keluar atau yang ditanam sudah lebih dari 500 batang. "Kalau untuk spesiesnya memang ada tiga, yaitu kuning, pink dan putih," ujarnya.

 

Ia mengatakan bahwa Pemkot Surabaya memilih tanaman Tabebuya yang banyak ditanam di pinggir jalan karena dari segi kualitas bunganya memang menarik, dan pohonnya cepat tumbuh besar. Di sisi lain, tanaman tersebut tetap tumbuh dengan baik di iklim apapun. "Untuk perawatan, gak ada kesulitan. Empat bulan sekali kita kasih pupuk," imbuhnya.

 

Untuk kegiatan perawatan, Anna mengaku hanya melakukan penyiraman dan memberikan pupuk secara reguler. Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik yang dihasilkan dari proses pengomposan sampah. "Dari  kegiatan perantingan pohon, kita manfaatkan untuk kompos. Untuk tanaman-tanaman yang ada di taman, kita sudah kurangi penggunaan pupuk kimia, beralih ke organik," kata dia.

 

Karena Tabebuya di Surabaya sudah semakin banyak, maka Anna juga berharap kepada warga untuk bersama-sama menjaga tanaman tersebut. Bahkan, ia juga meminta apabila ada oknum yang usil misalnya menancapkan paku di tanaman tersebut, diminta untuk langsung melaporkan kepada jajaran DKRTH, supaya paku yang ditancapkan itu segera dicabut. "Sebab, bagaimana pun juga, mereka ini adalah makhluk hidup yang harus kita jaga bersama," katanya.

 

Keindahan tanaman Tabebuya itu mampu menarik perhatian masyarakat. Beberapa pengendara yang melintas di Jalan Ahmad Yani, sesekali berhenti hanya untuk mengabadikan mekarnya Tabebuya yang indah itu. Mereka berswafoto dengan latar belakang pohon Tabebuya yang mekar itu. "Canti sekali bunganya, saya suka, seperti Bunga Sakura di Jepang. Kebetulan saya tadi lewat sini kok ternyata Tabebuyanya yang kuning mekar, saya ke pinggir dulu untuk selfie," kata Indah Permatasari sambil tersenyum.

 

Pendapat senada juga disampaikan oleh Brigita, perempuan 21 tahun asal Sidoarjo. Menurutnya, bunga Tabebuya ini jarang sekali mekarnya, dan setahu dia hanya setahun sekali, sehingga dia tidak mau melewatkan momen berharga itu untuk mengabadikan indahnya Bunga Tabebuya itu.

 

"Karena hanya setahun sekali, makanya begitu ada kesempatan, saya ingin melihat bunganya dari dekat. Foto-foto bunga yang saya abadikan ini nanti saya akan share ke medsos, seperti instagram. Ini terlalu indah untuk dilewatkan," katanya. (*)

 

 

 

Ajak Main Kuis Berhadiah Produk UMKM, Begini Keseruan Open House Virtual Ala Cak Eri

SURABAYA, Wali Kota Eri Cahyadi menggelar open house dan silaturahmi virtual dari Rumah Dinasnya, Jalan Sedap Malam, Kamis (13/5/2021). Pertemuan daring dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah itu, dimulai dengan memperkenalkan satu per satu anggota keluarganya.

 

Mulai dari sang istri Rini Indriyani, putri pertama Alfanana Puteri dan putra keduanya bernama Rahmat Haidar Pasha. Suasana mulai terasa hangat dan akrab setelah perkenalan, dilanjut dengan pertanyaan-pertanyaan sederhana yang mulai muncul dari kolom komentar.

 

Buktinya, beberapa warga yang baru bergabung dalam zoom meeting, maupun sosial media Youtube dan Instagram itu juga disapa oleh Wali Kota Eri. Tak ketinggalan, dia pun juga menanyakan kabar warganya yang tengah merantau dan tidak pulang ke Surabaya, maupun warga yang tempat perantauannya di Kota Pahlawan dan tidak pulang ke kampung halaman.

 

"Saya ucapkan terima kasih, karena panjenengan (anda) sudah berkenan tidak pulang kampung. Fainsyaallah kami warga Surabaya akan selalu menjadi keluarga bagi panjenengan sedoyo," kata Wali Kota Eri mengawali pertemuan.

 

Cak Eri-sapaan Wali Kota Eri Cahyadi ini mengungkapkan, rasa bahagia dan bersyukurnya sebab masih bisa bercanda tawa dengan masyarakat. Dia mengaku pertemuan virtualnya itu, cukup menghibur dan mengobati rasa rindu bertemu dengan ratusan warga. Dia berharap ini merupakan tahun terakhir warga merayakan Hari Raya Idul Fitri dalam keadaan pandemi Covid-19. Oleh sebab itu, ia pun mengajak warga untuk sama-sama memanjatkan doa supaya Surabaya segera terbebas dari wabah dunia.  

 

"Kalau masyarakat, umara (pemerintah) dan ulama doanya sama maka, Fainsyallah pandemi akan segera berlalu. Mari kita terus berdoa dan tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) ketat," paparnya.

 

Di sela-sela perbincangannya itu, suasana semakin akrab dan penuh canda tawa ketika orang nomor satu di Kota Pahlawan itu mengajak warga untuk bermain kuis. Menariknya sang istri Rini Indriyani ternyata telah menyiapkan hadiah bagi para pemenang. Hadiah yang diberikan yakni sepaket hempers yang beirisi aneka ragam produk milik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

 

"Hadiahnya kita kirim hempers produk UMKM. Ayo jawab, pertanyaannya ini tidak sukar," ungkapnya sembari tertawa.

 

Tidak cukup sampai di situ, beberapa warga yang bergabung itu tak sedikit yang mulai mencurahkan isi hatinya, dengan mengaku masih single alias belum menikah sambil tertawa bahagia. Alhasil, Cak Eri pun mendoakan kepada seluruh warganya yang belum berpasangan segera dipertemukan dengan jodohnya dan dilancarkan rezekinya. "Semoga yang jodohnya masih jauh didekatkan, yang sudah dekat disegerakan. Terus berdoa jangan putus asa, pasti ketemu tiba saatnya," pungkasnya. (*)

 

Pemkot Surabaya Dorong Pelaku Usaha Maksimalkan Peran dan Fungsi Satgas Mandiri


SURABAYA, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendorong pelaku usaha di Kota Pahlawan agar memaksimalkan peran dan fungsi dari Satgas Covid-19 mandiri. Terutama dalam pengawasan protokol kesehatan selama kebijakan larangan mudik berlangsung.


Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto kembali mendorong pengelola usaha serta tempat wisata untuk memaksimalkan fungsi satgas mandiri dalam penegakan protokol kesehatan. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjadinya kerumunan selama kebijakan larangan mudik berlangsung.


"Jadi ini untuk antisipasi warga yang tidak mudik, tentunya warga akan mencari lokasi-lokasi untuk wisata. Baik yang ada di mal, restoran,  hotel, maupun tempat-tempat wisata seperti KBS (Kebun Binatang Surabaya), Kenjeran, atau bioskop," kata Eddy, Jum'at (14/5/2021).


Eddy menilai, bahwa memaksimalkan pengawasan protokol kesehatan selama kebijakan larangan mudik ini penting dilakukan. Sebab, banyak warga yang tidak mudik, sehingga mereka akan melakukan aktivitas ke tempat-tempat wisata atau mal.


"Tim satgas juga akan melakukan pemantauan secara random, mana-mana yang kira-kira terjadi kerumunan atau terjadi pelanggaran protokol kesehatan, kita akan turun," ujarnya.


Menurut dia, satgas mandiri di tempat-tempat usaha dan lokasi wisata ini ada. Namun, beberapa di antaranya tidak melakukan kegiatan seperti pengawasan protokol kesehatan. Ia berharap, pihak pengelola kembali memaksimalkan peran dan fungsi satgas tersebut.


"Jadi satgas mandiri ini ada, tapi tidak melakukan kegiatan. Harapan kami mereka ada dan melakukan kegiatan dalam rangka penegakan protokol kesehatan," ungkap dia.


Pihaknya juga berharap, dengan semakin berfungsi dan berdayanya satgas mandiri di tempat usaha, maka upaya ini akan membantu proses penegakan, edukasi dan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19. Di sisi lain, satgas juga diimbau agar memberikan teguran, bahkan penindakan apabila menemui pelanggar protokol kesehatan.


"Kalau perlu bahkan mereka harus menolak pengunjung yang masuk apabila sudah memenuhi kapasitas 50 persen," tegasnya.


Mantan Kepala BPB dan Linmas Kota Surabaya ini menjelaskan, bahwa semua pengelola usaha di Surabaya pasti telah paham terhadap SOP protokol kesehatan. Bahkan, setiap lokasi usaha yang beroperasi di Surabaya, telah dilengkapi sarana prasarana protokol kesehatan. Nah, apabila dalam pelaksanaannya itu satgas mengalami kendala, mereka dapat melaporkan ke (031) 534-3000 atau Command Center 112.


"Jadi tinggal bagaimana memfungsikan satgas ini untuk bisa memberdayakan sarana prasarana, melaksanakan SOP, dan memberdayakan satgas itu sendiri," pungkasnya.


Sebelumnya, Pemkot Surabaya bersama TNI dan Polri telah melakukan rapat koordinasi bersama pengelola mal, bioskop, restoran, hotel, taman, dan tempat wisata di Kota Pahlawan, Senin (10/5/2021).


Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memberdayakan kembali satgas mandiri di tempat wisata dan fasilitas umum yang berpotensi terjadi kerumunan. Terutama selama pelaksanaan kebijakan larangan mudik berlangsung. (*)





Hari Kedua Lebaran, 20 Warga Kota Madiun Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19




MADIUN, Perlahan namun pasti, angka kesembuhan dari Covid-19 di Kota Madiun, Jawa Timur, terus bertambah. Bahkan hari ini, 20 warga yang terpapar Covid-19, telah dinyatakan sembuh.

Menurut Kepala Dinas Kominfo Kota Madiun, Jawa Timur, Subakri, melalui Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, R. Juvita Rosa, 20 warga yang hari ini dinyatakan sembuh yakni kasus nomor urut
2270, 2298, 2299, 2300, 2190, 2293, dan nomor 2353.

"Kemudian nomor urut 2316, 2317, 2318, 2321, 2322, 2323, 2324, 2352, 2400, 2413, 2331, 2332, dan nomor 2333," terang R. Juvita Rosa, Jumat 14 Mei 2021, sore.

Dengan tambahan ini, total yang dinyatakan sembuh sebanyak 2163 dari keseluruhan jumlah positif sebanyak 2418 orang. Angka tersebut merupakan akumulasi sejak adanya pandemi.

Sedangkan 19 orang masih dalam perawatan, 77 orang isolasi mandiri, dan 159 orang meninggal dunia. Untuk kasus meninggal dunia, bertambah satu orang. Yakni kasus nomor 2410, dari sebelumnya sebanyak 158 orang.

Disisi lain, hari ini terdapat tiga kasus baru. Mereka yang hari ini dinyatakan positif, berasal dari kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo. (Dibyo).

Ket. Foto: R. Juvita Rosa.

Menyandang Status Tahanan Kota, Dirut PT Daha Tama Adikarya Tidak Diijinkan ke Pasuruan


SURABAYA -   Menyandang status tahanan kota pada kasus penipuan dan penggelapan jual beli kayu, membuat gerak Dirut PT Daha Tama Adikarya, Imam Santoso tak leluasa mengurus perusahaannya.


Oleh karenanya, dia pun mengajukan permintaan agar diizinkan mengurus perusahaan miliknya di Pasuruan.


Permintaan itu dilontarkan terdakwa Imam Santoso setelah Jaksa Penuntut Kejari Tanjung Perak mengajukan tanggapan atas eksepsi dari tim penasihat hukumnya.

"Boleh tidak saya ke Pasuruan untuk mengurus perusahaan," pintanya kepada majelis hakim dalam persidangan di ruang sidang Sari 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (11/5/2021).


Tanpa basa basi, Ketua Majlis Hakim I Ketut Tirta langsung meminta terdakwa Imam Santoso untuk membaca penetapan pengalihan penahananya, yang berstatus tahanan kota. Artinya, terdakwa tidak boleh meninggalkan Kota Surabaya, sesuai dengan identitas terdakwa yang tinggal di Jalan Sumatera Nomor 48 Surabaya.

"Baca itu penetapan penahanan kota suadara," jawab hakim I Ketut Tirta.

"Jadi tidak boleh ya Pak," keluh terdakwa Imam Santoso dengan sikap majelis hakim.


Terhitung sejak Rabu (5/5/2021), status tahanan terdakwa Imam Santoso dialihkan  Hakim Ketut Tirta menjadi tahanan kota, yang sebelumnya berstatus tahanan negara karena ditahan sejak proses penyidikan di Kepolisian dan pelimpahan tahap II di Kejaksaan.


Status tahanan kota tersebut dikabulkan atas permohonan tim penasihat hukum ketika kasusnya mulai disidangkan, dengan agenda pembacaan nota eksepsi.


Permohonan pengalihan status tahanan kota itu dikabulkan dengan dalih terdakwa memiliki riwayat sakit hepatitis dan hipertensi serta danya penjamin dari dari anak dan saudara (kakak) dari terdakwa.


Selain itu, terdakwa Imam Santoso berjanji tidak akan melarikan diri dan tidak akan mengulangi perbuatan pidana yang sama.


Dirut PT Daha Tama Adikarya ini didudukan sebagai pesakitan atas laporan Willyanto Wijaya, yang dirugikan sebesar Rp 3,6 miliar lebih akibat sisa pesanan kayu yang dipesannya tak kunjung dikirim sejak 2017 lalu.


Pada dakwaan jaksa, uang yang telah dibayarkan ke terdakwa Imam Santoso tidak dikembalikan ke Willyanto Wijaya (korban), melainkan dipergunakan untuk kepentingan PT Randoetatah Cemerlang, yang tidak ada kaitannya dengan saksi korban. (Han)



 
by : Fen 2013 | email: redaksipanoramapagi@gmail.com | Redaksi
Copyright © 2011. Panorama Pagi - Sukseskan Pemilu 2014
BL Panorama Pagi by Login
To AMOI